Kode tako digital

ult: rpm=0;
}

angka1 = rpm%10;

if(rpm>9) angka2 = ((rpm%100) - (rpm%10)) /10 ;
else angka2=10;

if(rpm>99) angka3 = ((rpm%1000) - (rpm%100)) /100 ;
else angka3=10;

if(rpm>999) angka4 = ((rpm%10000) - (rpm%1000)) /1000 ;
else angka4=10;

number=0;
}

ISR(TIMER0_COMPA_vect) // timer pindah kolom
{
segstep++;
switch(segstep) {
case 1 :{ conv_segmen(10);
PORTD |= _BV(PD0);
PORTD &= ~_BV(PD1) & ~_BV(PD4) & ~_BV(PD5) ;
conv_segmen(angka1);
break;
}

case 2 :{ conv_segmen(10);
PORTD |= _BV(PD1);
PORTD &= ~_BV(PD0) & ~_BV(PD4) & ~_BV(PD5) ;
conv_segmen(angka2);
break;
}
case 3 :{ conv_segmen(10);
PORTD |= _BV(PD4);
PORTD &= ~_BV(PD1) & ~_BV(PD0) & ~_BV(PD5) ;
conv_segmen(angka3);
break;
}
case 4 :{ conv_segmen(10);
PORTD |= _BV(PD5);
PORTD &= ~_BV(PD1) & ~_BV(PD4) & ~_BV(PD0) ;
conv_segmen(angka4);
segstep=0;
break;
}
}
}

SIGNAL (SIG_INT0)
{
number++;

}

void tombol(void)
{

cli();
conv_segmen(10);

kalibrasi++;

if (kalibrasi == 6) kalibrasi=1;

eeprom_write_byte((uint8_t*)10, kalibrasi);

_delay_ms(200);
              sei();
}

void baca_eeprom(void)
{

kalibrasi = eeprom_read_byte((uint8_t*)10);

if(kalibrasi == 0xFF) kalibrasi=3;

}

int main(void)
{

GIMSK |= (1<<INT0);
MCUCR |= (1<<ISC01)| (1<<ISC11); //fall edge

DDRD |= _BV(PD0) | _BV(PD1) | _BV(PD4) | _BV(PD5) ; // seg select
                    DDRD &= ~_BV(PD3) ; // tombol
DDRB |= _BV(PB0) | _BV(PB1) | _BV(PB2) | _BV(PB3) | _BV(PB4) | _BV(PB5) | _BV(PB6) ; // seg a,b,c,d,e,f,g

init_ctr();
init_ctr1();
baca_eeprom();
sei();
while(1)

{
                    if(bit_is_clear(PIND, PD3) )
              {tombol;
                      } 
}
}

Rangkaian Papan Nama Berjalan

Rangkaian Papan Nama Berjalan

Rangkaian ini memiliki prinsip yang sama dengan rangkaian sebelumnya, yaitu led berjalan 7 (tujuh) canal.  Rangkaian ini lebih komplit dengan 2 (dua) buah IC 74164 sekaligus sehingga menghasilkan 15 canal. Canal ini kemudian dihubungkan led sedemikian rupa (seri-paralel) sehingga membentuk tulisan tertentu sesuai yang kita inginkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum  Membuat Rangkaian Papan Nama Berjalan dari susunan LED,
1) Gunakan LED biasa jangan bening.
2) Warnai bagian atas PCB dengan warna gelap (hitam).
3) Perhatikan spesifikasi LED. Pada percobaan ini gunakan LED biasa merah, spesifikasi tegangannya sebesar 3 volt.

Cara pemasangan LED :
1) Satu huruf tersusun paling banyak 5 kolom dan 7 row.
2) Satu kolom paling banyak tersusun oleh 6 LED yang diseri.
3) Kemudian kelima kolom dihubung secara paralel.
4) Setiap kolom diberi hambatan, Rx, yang besarnya tergantung pada banyaknya LED dalam satu kolom dan tergantung juga pada jenis LED.
5) Pada kolom yang terdiri dari 6 LED, Rx = 330 ohm; 5 LED, Rx = 560 ohm; 4 LED, Rx=680 ohm
Ingat, kamu harus bisa uji coba jika dengan warna lain .
6) Setiap huruf diberi penguat transistor FCS9013.

Berikut adalah skema satu huruf LED.

Rangkaian Papan Nama berjalan
Sedang gambar di bawah ini adalah lay out atas papan nama 2 huruf. Untuk membuat papan nama 8 huruf, tinggal disalin dari yang 2 huruf ini.


Rangkaian Papan Nama berjalanBerikut ini adalah lay out bawahnya.

Lay out Papan Nama berjalan
Contoh susunan LED pada huruf A dan B :
Papan nama berjalan
Nilai Rx pada kolom pertama dan kelima (huruf A) sebesar 560 ohm, karena terdiri dari 5 LED yang tersusun seri. Rx pada kolom kedua, ketiga, dan keempat, sebesar 680 ohm karena terdiri dari 2 LED.
Rx kolom pertama huruf B, 330 ohm. Rx kolom kedua, ketiga, keempat, dan kelima sebesar 680 ohm.

Membuat Sensor Lampu Otomatis Sederhana


  Sensor Lampu yang akan kita buat sangat sederhana sekali hanya dengan menggunakan komponen LDR ( Light Dependent Resistor ). Rangkaian ini sangat cocok bagi anda yang malas untuk mematikan lampu pada siang hari dan menghidupkanya pada malam hari saat lokasinya cukup jauh dari Anda.  Misalnya : Lampu Penerangan Jalan yang posisi tombol saklarnya berada di luar rumah, dsb.

Apakah sich LDR  itu ???
Mungkin dari sebagian pembaca ada yang belum mengerti tentang yang dimaksud dengan LDR. Om Eyuana akan coba menjelaskan sedikit tentang benda tersebut. LDR merupakan jenis sensor cahaya dari bahan semikonduktor yang karakteristik listriknya berubah-ubah sesuai dengan cahaya yang diterima. Bahan yang digunakan adalah Kadmium Sulfida (CdS) dan Kadmium Selenida (CdSe). LDR akan memiliki nilai resistansi tinggi jika menerima intensits cahaya yang tinggi, begitu juga sebaliknya.

Skema Rangkaian Sensor Lampu Otomatis Sederhana

sensor

Rangkaian diatas bekerja dengan menggunakan catu daya 9 volt DC. Transistor Q1 menggunakan tipe NPN ( C829, C930, C945 atau sejenisnya ). Resistor variabel digunakan untuk menyesuaikan kepekaan. Jangan lupa relay RL1 juga ukuranya 9 volt. Jika sudah menggunakan rangkaian tersebut anda tidak perlu lagi menggunakan tombol saklar untuk lampu penerangan anda. ;D 

Rangkaian Pengusir Hama Tikus


Rangkaian ini adalah sebuah rangkaian oscilator yang mengeluarkan gelombang ultrasonik yang berkekuatan frekuensi 20 – 40 KHz. Gelombang yang di hasilkan dari rangkaian ini tidak akan terdengar oleh telinga kita, tetapi suara dari rangkaian tersebut akan mengganggu sekali bagi telinga tikus. Tikus merupakan salah satu binatang yang sangat mengganggu dan menjengkelkan, sebab tikus kadangkala sering merusak barang barang yang kita simpan, seperti berupa arsip yang masih berharga, termasuk buku atau majalah elektronika dan juga biasanya terdapat skema koleksi yang bagus dan itu semua di rusak oleh tikus.
Tikus memang sering mengganggu, mulai dari bunyi berisik di atas rumah, bau yang tidak sedap, sampai sisa makanan yang di buangnya. Yang paling berbahaya lagi adalah kotoran dan penyakit yang di sebarkan oleh hewan yang aktif di malam hari. Itu sebabnya kami menciptakan rangkaian pengusir tikus yang sangat ampuh dan handal untuk membasmi tikus.
pengusir tikus
Daftar Komponen :
R1 : 1K8
R2 : 1K
R3 : 5K6
R4 : 480R
C1 : 2,2nF
C2 : 0,022uF/6V
IC : 555
Q : SC1162
Speaker : 4 ohm

Untuk dapat menghindari tikus memakan kabel dari rangkaian elektronik, maka Base Frekuensi di modulir dengan sinya cukup besar yang di dapat dari frekuensi tegangan jala jala PLN melalui kapasitor sehingga akan menghasilkan ayunan frekuensi antara 20 – 40 KHz secara sistem priodik.
Efek yang di hasilkan dari rangkaian ini terhadap seekor tikus terasa sangat dahsyat, getaran bunyinya seperti kita yang berada pada sebuah konser musik yang sangat amburadul dengan irama yang acak acakan dan sangat tidak bisa di nikmati sama sekali. Membasmi seekor tikus memang agak sulit, pasalnya hewan ini cukup cerdik dan bisa membedakan antara racun dan jebakan yang kita buat. Di tambah lagi dengan reproduksinya yang bisa membuat jumlahnya berlipas ganda dengan cepat.

Semoga Artikel ini Bermanfaat. Rangkaian Pengusir Hama Tikus 100out o

Power Supply 12 Volt Tanpa Trafo (AC MATIC)


Pada kesempatan ini saya akan mencoba memberikan sebuah rangkaian power supply 12 Volt tanpa trafo. Sebelumnya kami selaku penulis Pusat Pengetahuan dan Teknologi minta maaf jika request dari rekan-rekan dan semua komentar baru kami balas. Dikarenakan kesibukan sehingga kami sempat vacuum untuk beberapa bulan ini. Untuk mengganti kekecewaan dari rekan-rekan semua kali ini saya akan coba membahas sebuah rangkaian power supply yang layak dicoba jika anda mengaku sebagai para hobby elektronika. So don't be sad......... !!!
Rangkaian ini sebenarnya menggunakan prinsip penyearah tegangan AC dari 220 Volt ke tegangan DC 12 Volt. Prinsip penyearah yang digunakan pada skema yang akan kita bahas ini sebenarnya banyak digunakan pada rangkaian lampu emergency dan peralatan elektronika yang membutuhkan rangkaian yang simple tanpa menggunakan transfomator karena mengingat keefesiensian dari rangkaian ini.
Rangkaian Power Supply AC MATIC 12Volt
Skema Power Supply 12 Volt Tanpa Trafo (AC MATIC)
Bahan yang diperlukan :
1. Fuse 1A , merupakan sekering pemutus arus jika terjadi konsleiting dari rangkaian
2. R1..................... Resistor 100 ohm ukuran 2 Watt
3. R2..................... Resistor 1K ohm ukuran 2 Watt
4. R3..................... Resistor 100 ohm ukuran 1/2 Watt
5. D1,D2,D3,D4...... Dioda IN4007 
6. C1..................... Elco 0.47uF/400 Volt
7. C2..................... Elco 47uF/50 Volt
8. C3..................... Elco 470uF/50 Volt
9. ZD1,ZD2............ Dioda Zener 15 Volt
10. ZD3................. Dioda Zener 12 Volt

Rangkaian ini stabil karena telah ditambahkan sebuah IC 7812 penyetabil tegangan 12 Volt. Sekedar untuk tambahan saja, karena rangkaian ini langsung terhubung dengan tegangan AC220V sebaiknya dalam pembuatan perlu berhati-hati dan gunakan isolator yang baik untuk alas percobaan dari rangkaian ini.

Welcome In Kode Blogger

Contoh Sliding Login Dengan JQuery

Disamping ini adalah contoh Sliding Login menggunakan JQuery. Login Form Disamping hanya Contoh dan tidak dapat digunakan layaknya Login Form FB, Karena Blog ini terbuka untuk umum tanpa perlu mendaftar menjadi Member

Tutorial Blog

Untuk membuatnya Silahkan : Klik Disini

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!